Skip to content
Fuji Fuji

Hari ke 2: Sudah lama tidak lari pagi

2 min read

Sekarang sudah hari ke dua, tepatnya pukul 5 pagi.

Di mana saya ingin menulis secara konsisten, dan sekarang sudah hari ke dua. Jujur saja, saya sendiri bingung mau nulis apa…

Karena tidak ada topik, tidak diedit. dan mentah langsung dari kepala.

Hmm, coba dipikir-pikir dulu ya, kira-kira apa yang menarik? apa keresahan saya, hmm.

mungkin, keresahan akhir-akhir ini saya bingung. saya bingung, itu aja?

bingung karena bingung, apalah. masa tidak berkualitas begini isi kepala saya, padahal kemarin kepikiran berbagai hal untuk ditulis di day dua ini, tapi sekarang malah nge-blank.

Ya, setidaknya saya mencoba dan tetap menulis.


Hari ini, hari kamis. eh, sabtu. Di mana saya latihan pull day, alias menarik. tidak mendorong.

Oh, ya. ada alarm untuk lari pagi. Sudah lama saya tidak lari pagi, kapan terakhir kali, ya?

Hmmm

Mungkin ada seminggu yang lalu, sudah lama sekali. atau lebih? mungkin…

Dulu sering banget (konteks dulu di sini semingguan lalu ya) saya sering banget lari pagi, saya sih bilangnya ke orang-orang karena pen nurunin berat badan. Tapi, sebenernya ga juga. saya stress

iya, saya stress. dengan lari seolah hilang masalahnya meski sementara. dan rasa win the day nya itu sampe tidur lagi di hari tersebut, karena struggle banget kan.

maksud saya, ketika bangun pagi atau pas mau tidur itu susah banget, karena keinget terus di pagi hari ada lari.

yang mana saya gasuka banget lari.

Tapi saya tidak pernah sekalipun menyesal karena sudah lari pagi. kebahagiaan yang didapat setelahnya tidak main-main.

real, chose real dopamin it’s real. wkwk

anyway, saya pengen benerin blog ini dulu, jadi mungkin sampai sini aja day dua ini.

thanks.

sampai jumpa di tulisan berikutnya, semoga.

Fuji Halim Rabani

Catatan pribadi tentang teknologi dan anime.

Share