“GW HERAN KENAPA KARTUN BISA CANTIK”
Pernahkah kamu melihat postingan itu?
Di Facebook tahun 2022. Di antara meme Doge, berita politik, dan takbiran ya balapan, sebuah akun dengan foto profil Saber dari Fate Night muncul di beranda saya.
Di postingan itu, ada gambar ini:

Saya ngga tahu siapa yang mengunggah. Ada ribuan orang yang memberi like, react haha, dan react marah.
Di kolom komentar, orang-orang rame menghujat.
“Karena lo wibu.” “Huu, lari ada wibu.”
Entah kenapa, postingan itu membekas di ingatan saya. Saat itu, saya juga sedang memakai foto profil anime.
“Karena lo Wibu”
Kata-katanya tidak kasar. Akan tetapi, reputasi wibu sangat jelek pada kala itu karena identik dengan nolife dan halu. Sehingga dikatain “wibu” saja sudah seperti terhina.
Nah, karena kala itu saya juga menggunakan pp anime, saya menjadi sedikit overthinking.
“Apa yang salah dengan saya?”
Saya mulai mempertanyakan apa itu normal, apa saya aneh, dan lain sebagainya😭
Dua tahun kemudian…
Ketika saya kembali membuka Facebook pada 2024, suasananya sudah berbeda. Postingan anime lewat begitu saja tanpa hujatan seperti dulu.
Melainkan komentar stres seperti:
“my istri”, “istri guweh”, “kpn yh”
Hujatan yang dulu ramai, kini hampir tak terlihat.

Malah sekarang saya sering lihat foto profil anime di mana-mana.
Profil WA anime. Main game anime. Stiker anime. Bahkan pas Agustusan ada yang masang bendera One Piece.
Entah kapan tepatnya semua itu jadi biasa.
…
”Kartun kok bisa cantik?”
Saya paham kalau karakter fiksi bisa terlihat cantik atau keren.
Yang tidak saya pahami adalah kenapa kita bisa merasakan hal itu terhadap sesuatu yang bahkan tidak benar-benar ada 🤔
Mungkin karena cantik aja? Mungkin juga karena biasa dilihat?
Atau mungkin…
Mungkin karena lo wibu :v
